Friday, 12 June 2015

Happy Anniversary 3 rd COFERONE SEMARANG

      10 Juni 2015 kemarin COFERONE Semarang sudah berusia 3 tahun tentu bukan waktu yang singkat. Semua cerita sudah digoreskan, dari kumpul pertama yang berawal dari 3 orang dan sekarang sudah 30an member aktif  semuanya dijalani bersama ada tawa, duka, cinta dan semuanya complicated tapi kalo kumpul kebanyakan tawa hampir gak ada dukanya. Awalnya sih nogkrong di cafe - cafe gitu tapi, sekarang di angkringan  kesannya lebih merakyat dengan masyarakat kota semarang, walaupun tujuan utamanya lebih mengamankan dompet. 

Tonton dulu gaes videonya, jangan lupa di subscribe yah..

Banyak testimoni yang bilang COFERONE Semarang udah kaya keluarga, disamping karena akrabnya yang kebangetan, kalau kumpul pun pasti rame. Terdiri dari berbagai macam golongan ada yang suka hotwheels, gundam, boneka santet. Membernya pun menyukai berbagai macam aliran photography ada still life, fashion, macro, toys dan minimalist yang sulit dipahami. Ada yang sudah kerja, kuliah, kerja sambil kuliah, kuliah nyambi kerja, apalah apalah....
Semuanya disatukan karena cinta. 

ini tumpeng cinta

Diawali doa bersama







Mas newa menyerahkan potongan pertama ke mas dani eh..mas dani yang menyerahkan potongan pertama ke mas newa. entahlah... siapa yang menyerahkan duluan, yang penting mereka hidup bahagia.

Setalah acara syukuran, lanjut steel wool.an

Sampai jumpa lagi gaes...see you
"guyup rukun selawase lan ojo lali motret"




Writer : Ozee Moella



Sunday, 31 May 2015

Tips Foto traveling menarik


Sedikit tips dari saya agar foto traveling menarik, jadi sekalian traveling kita juga bisa foto foto. Gak harus membawa peralatan yang canggih, bawa smartphone atau kamera pocket pun sudah bisa menghasilkan foto yang menarik. Yuk ini tips dari saya

1.  Riset


Riset itu penting gaes, Pelajari dulu tempat yang akan kamu kunjungi,  carilah referensi yang banyak tentang tempat yang akan kamu kunjungi. 









2. Berani berkomunikasi dengan orang asing
Foto Joel Santos


Beranikan diri meminta foto potret warga setempat, kalau bisa pilihlah mereka yang memiliki karakter menarik membuat foto kita langsung unik. Tidak gampang memang kalau kita tipe orang yang pemalu, butuh keberanian untuk mengubah untuk meminta ijin memotret, tapi kalau memang bisa hasilnya pasti setimpal. Untuk foto potret saat traveling, mintalah ijin dengan sopan, bapak-bapak yang sedang bekerja disawah atau ibu-ibu penjual makanan di pasar biasanya akan dengan senang hati dipotret, siapa sih yang tidak senang diistimawakan.
 3. Kenali momen
foto aji gagas prakoso

Kenali momen yang "pas" misal saat blue hour yaitu saat langit berwarna biru yaitu antara sebelum sunset. Sunrise juga bagus untuk diabadikan. Kenali lah momen - momen "cetar" agar fotonya ikut "cetar".






4. Kenali fungsi kamera

Pepatah dulu ada yang bilang " tak kenal maka tak sayang " maka kenali fungsi kamera anda "Bersahabatlah" dengannya jangan hanya dijadikan "Senjata" saja, setting dan lensa harus anda kenali dulu. Jangan pas mau foto kita belajar dulu keburu moment itu hilang.







foto sumber google
5.Kenali Destinasi


 Pilih lokasi penginapan dan transportasi Bila harus bermalam di suatu tempat sebaiknya pilih tempat yang murah dan mudah di akses ke kota usaha kan sesuai budget anda. Begitu juga transportasi kalau bisa pilih yang murah seperti bus, mobil atau sepeda motor. Ingat sesuaikan dengan budget anda.







6. Bebaskan diri anda saat memotret


Bebaskan diri anda ketika memotret, potretlah apa saja yang menurut anda bagus. Karena ketika mood bagus maka hasil foto pun jadi bagus tapi, ingat dibeberapa tempat terdapat larangan mengambil foto dan jangan lupa izin dulu ke subjek foto.










7. Traveling dengan nyaman

foto sumber google
Jangan berpikir untuk membawa seisi “drybox” kalian selama travelling, ingat “you can not capture anything“, menghasilkan foto-foto baru yang inspiratif tidak harus disertai oleh peralatan yang canggih dan lengkap, ide dan kreatifitas lebih banyak bermain di sini. Hanya kelelahan dan kebingungan yang akan terjadi apabila kalian membawa terlalu banyak peralatan.
Ok sekian tips dari saya semoga bermanfaat...see you




Writer : Yoga Chandra
Editor : Ozee Moella

Referensi :
1. belfot.com
2. infotografi.com
3. tipsfotografi.net

Friday, 1 May 2015

Foto Human Interest

    Human Interest ( HI ) adalah potret dari kehidupan seseorang yang menggambarkan suasana atau mood dan menimbulkan simpati dari orang yang melihat. Awalnya human interest termasuk kategori foto jurnalisme karena menggambarkan kehidupan dan interaksi manusia dengan lingkungannya. pada foto jurnalisme, human interest termasuk didalam featurenya, human interest juga luas cakupannya tetapi sering dicampur - adukan dengan aliran fotografi lainnya seperti potrait photography, culture photography, street photography, travel photography, conceptual photography dll.

berikut tips buat kalian tentang foto human interest
1. Memanfaatkan momen yang terjadi sebaik mungkin. intinya kita harus peka terhadap setiap momen makanya usahakan ketika akan hunting HI persiapkan kamera terlebih dahulu agar tidak melewatkan momen yang terjadi.

Contoh foto diatas foto dari mas Newa Aditya Rendy, momen saat anak - anak bermain


2. fotonya mempuanyai arti apa yang terjadi pada orang itu tetapi dengan kaidah fotography. Hindari memfoto gelandangan, pengemis, orang gila karena itu termasuk mengeksploitasi mereka.

Foto Newa Aditya Rendy


3. jalinlah hubungan dengan objek, candid boleh tapi foto yang baik itu mendekat dengan objek.
4. human interest tak harus dijadikan BW ( Black and White ) tergantung selera si fotographer.

Foto Ozee Moella



5. Komposisi yang baik adalah yang menonjolkan ekspresi atau bahasa tubuh subjek foto dari lingkungan hidupnya.


foto dari Muhammad Afrin

6. Jangan lupakan elemen lain sebagai pendukung si objek utamanya.

Foto Muhammad Afrin

Foto Muhammad Fadhil

Foto Muhammad Fadhil






sumber 1
sumber 2
sumber 3
Mas Angga




writer : Ozee Moella

Friday, 24 April 2015

Talk Show Street Photography and Photo Competition kerja sama Internet Club UNISBANK

Hai Gaes, Event kali ini Internet Club UNISBANK bekerja sama dengan CoferONE Semarang mengadakan talk show street photography dan lomba foto, dengan pembicara mas vega viditama beliau pegiat fotography semarang dan mas newa aditya rendi beliau adalah ketua CoferONE Semarang. Talk shownya sendiri di adakan hari sabtu 18 april 2015 dan lombanya hari minggu 19 april 2015.
Dibuka oleh sambutan dari Ketua IC yaitu mas fadhil

Sambutan dari pak Dwi Agus


Sambutan dari Pak Sunanto

Kalo yang ini mba mc bersama duo speakernya mas yoga dan mas newa

Mas yoga sedang menyampaikan materinya

Mas newa sedang asyik menyampaikan materi



Para pesertanya




ini waktu sesi tanya jawab

yang tanya mendapatkan souvenir menarik


Pembicaranya juga mendapatkan kenang - kenangan dari IC




Acara pun berlanjut pagi harinya yaitu lomba street photography

ini para pesertanya sedang berkumpul

Duo pembawa acarany

mas dedi dan mas angga sedang mengarahkan peserta tempat mana yang bisa dijadikan spot foto





Setelah peserta hunting foto, para peserta berkumpul lagi untuk mengumpulkan karya fotonya





Karena menunggu itu membosankan, maka ada hiburannya

Mas ozi dibantu staff dari IC sedang bertugas mengumpulkan setiap foto dari peserta





Penasaran siapa aja yang menang ?

Adek ini juara ketiga

kalo mbaknya ini juara ke 2

Juara pertamanya jatuh kepada saudari Afrillia dwi susanti

Foto para juara

Kami ucapkan terima kasih untuk semua pihak atas terselenggaranya event ini. Semoga kedepan akan ada banyak lagi acara seperti ini. akhir kata terima kasih gaes !





yang posenya samaan itu berarti warga lokal CoferONE Semarang




writer : ozee moella

Monday, 13 April 2015

Silahturahmi ke Gunung Andong

      Hai Gaes, kesempatan kali ini CoferONE Semarang ngetrip ke Gunung Andong, desa srigading kecamatan ngablak kabupaten magelang, puncak tertingginya 1726 mdpl. Tak salah ada pepatah bilang "Indahnya Negeriku" hamparan alam indah nan elok, jauh dari bisingnya perkotaan. perjalanan dimulai hari sabtu pukul 13.30 WIB 14 pengejar matahari pun berangkat, meet pointnya sendiri di pombensin akpol kota semarang sudah biasa tempat ini kami jadikan meet point kalau perjalanan ke arah selatan. Selang beberapa lama dalam perjalanan, hujan turun. Kami pun sempat berpencar tapi alhamdulilah bertemu disuatu titik lagi. sekitar 2 jam perjalanan kami pun sampai di pasar grabag karena buta rute jalan kami pun bertanya pada masyarakat sekitar, setelah itu perjalanan kami lanjutkan dan sampai di suatu titik yang jalannya hanya tinggal lurus ke arah base camp kami istirahat sebentar sembari membeli kebutuhan pokok yang akan kami gunakan


Setelah membeli kebutuhan pokok kami pun melanjutkan perjalanan menuju base camp. Disini kami juga salah jalan, jadi harusnya jalur pendakian kami lewati. Ketika mentok tak bisa dilewati sepeda motor, semua berhenti dan kebingungan tapi, alhamdulilahnya ada warga yang mengejar kami dan menunjukkan jalan sebenarnya. Cerita salahnya tak berhenti disini saja ternyata, base camp pertama kami itu jaraknya lumayan jauh dari puncak sekitar 2-2,5 jam perjalanan jadi kami berinisiatif pindah ke base camp yang jarak tempuhnya relatif lebih dekat. Diawali jalan yang menanjak ada sepeda motor yang tak kuat melewatinya, si pembonceng pun harus jalan kaki sambil membawa tas carier. sampai di base camp kita istirahat sejenak sambil registrasi pendaki dan membayar uang parkir. Pendakian pun kita mulai jam 17.30 WIB ditengah kondisi rintik - rintik hujan dan gelap mulai datang kami mulai pendakian. Semua ringan ketika memulai trek jalur biasa ketika memasuki hutan, jalur trek mulai menanjak, langkah kaki pun terasa berat belum lagi gelapnya hutan dan kabut yang mulai turun. Kami mulai memasuki pertengahan hutan, beberapa member pun mulai lelah tapi member yang lain memberi semangat untuk terus melangkah. Ada yang sambil bernyanyi dan ada yang sambil membayangkan sosok idola dipuncak sana sedang menunggu. Ketika terlihat puncaknya, langkah kaki seakan semakin semangat untuk menuju kesitu. Mengeluarkan segenap tenaga untuk mencapai puncak. dan akhirnya sampai, ada beberapa member yang mengalami kram di kaki mungkin itu efek dari tidak pemanasan sewaktu akan perjalanan pendakian. Kami pun mendirikan tenda setelah itu kita istirahat dan sambil santai - santai ditengah kondisi berkabut, kami pun memprediksi mungkin besok pagi tak akan ada sunrise dan benar saja dugaan kami sekitar pukul 4 pagi WIB hujan turun beberapa tenda mengalami bocor, kami pun tak dapat momen sunrise tapi tak apalah, melihat pemandangan sekitar sudah menjadi penyembuhnya. Pukul 05.15 hujan reda tapi kondisi sekitar masih diselimuti kabul tebal beberapa member sudah keluar tenda mengamati kondisi sekitar tak lama berselang angin kencang menyapu kabut tebal maka terhamparlah pemandangan menakjubkan diatas awan




Bersyukur bisa lihat pemandangan ini, terima kasih Tuhan yang maha esa.
Indonesia itu indah gaes, cintai lingkungan dan jagalah.
Next trip kita kemana gaes ?































tunggu dulu !

Ini CoferONE Semarang, Regional lain kapan ?





writer : Ozee Moella